Pengantar — Kepingan Emas Pengalaman Mengajar
Kumpulan nasihat mutiara yang menyempurnakan bekal seorang Mu'allimulqur'an.
Riyāḍat al-Ḥurūf › Materi Microteaching › 7 dari 8
Kumpulan nasihat mutiara untuk Mu'allimulqur'an.
Materi ini bagian dari pembinaan lanjutan bagi murid Rattililqur'an yang sedang berjuang dan berikhtiar mempelajari dan mengajarkan Al-Qur'an. Jika Anda ingin ikut belajar microteaching langsung dari pengajar kami — sekaligus tajwid dan tahsin lainnya — yuk bergabung bersama Rattililqur'an. Informasi Pendaftaran lewat Portal kami.
Gabung di Portal Rattililqur'anMasuk dengan akun Portal yang sama seperti login guru/murid Rattililqur'an.
Kumpulan nasihat mutiara untuk Mu'allimulqur'an.
Kumpulan nasihat mutiara yang menyempurnakan bekal seorang Mu'allimulqur'an.
Mengajar tidak sekadar mentransfer ilmu kepada murid. Bahkan Mbah Google "lebih pintar" dari kita. Didiklah murid dengan hal-hal yang tidak bisa diajarkan Google: akhlaq, keikhlasan, kejujuran, kasih sayang, kepedulian, perjuangan, keteladanan, dan sebagainya.
Mu'allimulqur'an hendaknya tidak merasa berjasa atas pencapaian muridnya — semua taufiq dari Allah.
Dalil (QS Hūd: 88)
وَمَا تَوْفِيقِىٓ إِلَّا بِٱللَّهِ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ
"Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya aku kembali." (QS Hūd: 88)
Rujukan: QS Hūd 88
"Berjasalah, tapi jangan minta tanda jasa." (K.H. Imam Zarkasyi)
Rujukan: Nasihat K.H. Imam Zarkasyi (Pendiri Gontor)
Selalu bersyukur kepada Allah atas pencapaian dalam mengajar, sebagaimana teladan Rasulullah ﷺ: ketika melihat sesuatu yang disukai beliau memuji Allah, dan ketika melihat yang tidak disukai beliau pun tetap memuji Allah.
Dalil
Dari ‘Ā’isyah ra. — Rasulullah ﷺ jika melihat apa yang ia sukai mengucapkan:
«الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ»
"Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna."
dan jika melihat yang ia benci mengucapkan:
«الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ»
"Segala puji bagi Allah dalam segala keadaan." (HR Ibnu Majah no. 3803)
Rujukan: HR. Ibnu Mājah (no. 3803) & Al-Ḥākim (1/499) dari 'Ā'isyah r.a.
Refleksi Bagaimana sikap Anda ketika berbeda pendapat dengan murid? (Bahan diskusi halaqah: Musyawarah dan adab saat terjadi perbedaan pendapat dengan murid.)
Seorang murid menyampaikan pendapat hukum tajwid yang berbeda dari rujukan majelis Anda berdasarkan artikel internet yang baru dibacanya. Sikap Mu'allimulqur'an yang beradab adalah:
Jika harus marah: marahlah karena Allah, iringi kemarahanmu dengan istighfar, dan segera ingat segala kebaikan serta kelebihan murid kita.
Poin praktis: Marah yang benar adalah marah karena Allah — bukan karena ego; segera redam dengan istighfar dan ingat kebaikan murid.
Seni berbicara mencakup: beri jeda, dan berbicara sesuai kemampuan lawan bicara.
Seni menegur dan menasihati dibedakan tempatnya:
Poin praktis: Koreksi privasi dilakukan di luar halaqah; pujian bisa disampaikan di dalam halaqah.
Refleksi Apakah boleh membeda-bedakan murid? (Bahan diskusi halaqah: Memahami kebutuhan setiap murid tanpa bersikap pilih kasih.)
Refleksi Berapa jumlah murid teladan di halaqah Anda? (Pertanyaan refleksi untuk mengevaluasi hasil pengajaran.)